Pengertian Assessment, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh Lengkap

Pengertian Assessment, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh Lengkap

Pengertian Assessment, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh LengkapDalam dunia pendidikan, pengertian assessment mengacu pada berbagai metode atau alat yang digunakan pendidik untuk mengevaluasi, mengukur, dan mendokumentasikan kesiapan akademik, kemajuan belajar, perolehan keterampilan, atau kebutuhan pendidikan siswa.

Pengertian Assessment Menurut Para Ahli

Berbagai definisi assessment dan peran yang dimainkannya dalam proses belajar mengajar menurut para ahli adalah sebagai berikut.

  • Menurut Allen (2004), assessment melibatkan penggunaan data empiris pada pembelajaran siswa untuk memperbaiki program dan meningkatkan pembelajaran.
  • Menurut Huba and Freed (2000), assessment adalah proses mengumpulkan dan mendiskusikan informasi dari berbagai sumber untuk mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang apa yang siswa ketahui, pahami, dan dapat mereka lakukan dengan pengetahuan mereka sebagai hasil dari pengalaman pendidikan mereka. Proses ini memuncak ketika hasil penilaian digunakan untuk meningkatkan pembelajaran berikutnya.
  • Menurut Palomba dan Banta (1999), assessment adalah pengumpulan sistematis, peninjauan, dan penggunaan informasi tentang program pendidikan yang dilakukan untuk tujuan meningkatkan pembelajaran dan pengembangan siswa.
  • Menurut Robert. M Smith (2002, assessment adalah suatu tim yang dibentuk untuk mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan siswa, yang nantinya dapat digunakan untuk layanan pendidikan yang diperlukan sebagai dasar untuk membangun desain pembelajaran baru yang lebih baik.
  • Menurut Kovalik (2002), assessment adalah mengumpulkan informasi berharga yang memungkinkan guru untuk menyesuaikan prosedur pengajaran dengan kebutuhan belajar para siswa.


Fungsi Assessment

Berdasarkan waktu dan tujuan, empat fungsi data assessment adalah:

  • Sebagai sistem evaluasi individu dan sebagai cara untuk membandingkan kinerja di seluruh spektrum dan di seluruh populasi. 
  • Memberikan umpan balik diagnostik kepada siswa dan instruktur pada interval jangka pendek.
  • Memberikan deskripsi tingkat pencapaian siswa setelah menyelesaikan suatu kegiatan, modul, atau kursus.
  • Memberi instruktur umpan balik kurikuler.
  • Membangun wawasan dan pemahaman siswa (dan mahasiswa) tentang pembelajaran dan pengajaran mereka sendiri.


Tujuan Assessment

Assessment adalah bagian penting dari sistem pendidikan saat ini. Tujuan nyata assessment dalam bidang pendidikan adalah:

  • Untuk mengumpulkan informasi yang relevan tentang kinerja atau kemajuan siswa.
  • Menentukan minat siswa untuk membuat penilaian tentang proses pembelajaran yang paling tepat untuk mereka.
  • Untuk meningkatkan pembelajaran.
  • Untuk membantu perbaikan di seluruh sistem pendidikan dalam siklus peningkatan berkelanjutan.
  • Untuk menentukan langkah belajar mengajar selanjutnya.
  • Untuk perencanaan di seluruh sekolah (mendukung guru, dan menentukan kebutuhan pengembangan profesional sekolah).
  • Untuk membantu peran tata kelola komunitas dan dewan pengawas dalam mengambil keputusan tentang penempatan staf dan sumber daya.
  • Untuk digunakan kementerian pendidikan dalam melakukan tinjauan dan pengembangan kebijakan di tingkat nasional, sehingga pendanaan pemerintah dan intervensi kebijakan ditargetkan dengan tepat untuk mendukung hasil siswa yang lebih baik.


Jenis & Contoh Assessment 

Ada empat jenis assessment yang umum digunakan saat ini. Masing-masing melayani tujuan yang berbeda dan harus bekerja bersama untuk membuat program penilaian yang komprehensif atau seimbang.

  • Assessment Diagnostik

Tes ini digunakan untuk "mendiagnosis" keterampilan apa yang dimiliki oleh siswa. Juga untuk meninjau kesulitan apa yang dihadapi mereka dalam belajar. Assessment diagnostik dapat menjadi alat yang sangat membantu bagi orang tua, karena tes ini akan membuat orang tua mengetahui hal spesifik apa yang dibutuhkan anaknya di rumah.
Contoh: pendidik meminta siswa membaca dengan keras, untuk melihat siswa mana yang paling lancar dan lambat membaca, atau berdasarkan pada pemahaman mereka tentang teks yang dibaca.

  • Assessment Formatif

Assessment formatif adalah evaluasi dalam proses pembelajaran siswa yang biasanya diberikan beberapa kali selama satu program akademik di sekolah atau tempat kursus. 
Tujuannya adalah untuk memberikan umpan balik kepada pendidik tentang apa yang dipelajari atau tidak dipelajari siswa, sehingga pendekatan pengajaran, bahan pengajaran, dan dukungan akademik dapat dimodifikasi sesuai dengan data yang didapat. Contoh: diskusi di dalam kelas, kerja kelompok, atau kuis.

  • Assessment Sementara

Assessment jenis ini sering digunakan di sepanjang tahun ajaran untuk memeriksa apakah siswa telah menguasai pengajaran atau belum. Assessment ini bahkan dapat memberikan prediksi tentang bagaimana siswa dapat melakukan ujian di akhir tahun. 
Assessment ini biasanya lebih lama dari assessment formatif dan sering digunakan untuk nilai, yang nantinya akan dikirimkan kepada orang tua. Contoh: tes standar, ujian akhir kursus, atau tes berkala setiap enam atau delapan minggu.

  • Assessment Sumatif

Assessment Sumatif digunakan sebagai pemeriksaan pada akhir tahun sekolah untuk menilai seberapa banyak konten yang dipelajari siswa secara keseluruhan. Tes ini diberikan kepada semua siswa di ruang kelas, sekolah, atau negara bagian.  Contoh: ujian akhir semester dan ujian akhir sekolah.



Memahami pengertian assessment, manfaat yang diberikan, berbagai jenis dan bagaimana semuanya saling melengkapi, dapat membantu orang tua membantu anak-anak dalam proses belajar. Hasil dari assessment juga membantu guru mendapat informasi sebanyak mungkin tentang anak didiknya, dan sistem belajar apa yang paling tepat.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Assessment, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel