Majas Kontradiksi Interminus: Pengertian, Dan Contohnya

Mempelajari tentang Majas Kontradiksi Interminus – Saat mempelajari Bahasa Indonesia di sekolah, Anda pasti pernah mendapatkan materi tentang majas bukan? Mari bahas kembali materi tersebut. Jika dalam materi pembelajaran majas sering dicontohkan terdapat dalam karya sastra seperti puisi, Anda sebenarnya juga bisa menggunakan kalimat bermajas dalam percakapan sehari-hari. Ada banyak jenis majas yang bisa digunakan untuk sehari-hari, baik itu untuk percakapan maupun dalam bentuk tuisan. Salah satunya adalah majas kontradiksi interminus.

Majas Kontradiksi Interminus: Pengertian, Dan Contohnya

Apa Itu Majas Kontradiksi Interminus

Majas Kontradiksi Interminus adalah majas yang masuk dalam kategori gaya bahasa pertentangan. Gaya bahasa ini menyatakan penyangkalan atau sangkalan atas pernyataan yang diucapkan sebelumnya. Penyangkalan itu kemudian juga menyertakan pengecualian sesudah penyangkalan yang disebutkan. Jenis majas ini mungkin tidak begitu familiar jika dibandingkan dengan jenis majas lainnya. Meskipun begitu pada kenyataannya Anda secara tanpa sadar sering menggunakan jenis majas ini untuk percakapan sehari-hari.

Agar bisa membedakan majas kontradiksi interminus dengan jenis majas lainnya, majas ini memiliki karakteristik atau ciri khusus. Ciri-ciri inilah yang bisa menjadi dasar bagi Anda untuk mengenali gaya bahasa yang termasuk dalam gaya bahasa kontradiksi interminus ini. Berikut adalah ciri-cirinya.

Ciri – Ciri Majas Kontradiksi Interminus

Susunan kalimatnya menjabarkan klasifikasi-klasifikasi tertentu, ragam hingga jenis. Namun, dalam penjabaran tersebut terdapat pengecualian yang sifatnya berbeda dengan hal-hal yang sudah dijelaskan atau dijabarkan sebelumnya.

Ciri khusus yang membedakan gaya bahasa kontradiksi interminus adalah adanya penggunaan kata ‘hanya, kecuali dan terkecuali’.
Pernyataan atau kalimat yang dibentuk biasanya diawali dengan kata ‘semua’ yang kemudian dipertentangkan dengan pernyataan lain dan pernyataan selanjutnya kemudian diawali dengan kata ‘kecuali’.

Contoh Majas Kontradiksi Interminus

Berdasarkan penjelasan dan ciri-ciri di atas, ada banyak contoh kalimat yang menggunakan majas kontradiksi interminus di dalamnya. Berikut adalah beberapa contohnya.

  1. Toko-toko besar yang menjual bahan kebutuhan pokok dan sehari-hari selalu buka setiap hati, kecuali hari libur keagamaan dan hari libur nasional.
  2. Semua siswa yang ikut dalam perjalanan karyawisata ke Candi Borobudur mendapatkan kaos seragam masing-masing, kecuali yang belum membayar uang iuran.
  3. Sebelum masuk musim liburan, para siswa sudah melaksanakan kewajibannya yaitu menjalankan ujian, tinggal menerima hasil rapor yang akan dibagikan saat tahun ajaran baru dimulai.
  4. Berdasarkan peraturan perpustakaan, semua buku yang ada di perpustakaan boleh dipinjam, kecuali buku berjenis ensiklopedia dan kamus yang hanya boleh dibaca di tempat.
  5. Peraturan absensi di perusahaan ini mewajibkan semua karyawan hadir di hari kerja kecuali karyawan yang sakit dengan surat pengantar dokter sebagai syaratnya.
  6. Jalanan di Jakarta kini sudah semakin padat dengan kendaraan bermotor. Hampir semua ruas jalan penuh sesak oleh kendaraan kecuali di hari libur.
  7. Untuk merayakan Hari belanja online nasional, semua platform memberikan promo menarik bagi konsumennya kecuali beberapa platform yang tidak berpartisipasi dalam event tahunan ini.
  8. Setiap hari aku minum air putih minimal 8 gelas per hari, hanya ketika sedang flu aku menambahkan minum air hangat dan madu untuk memulihkan kesehatanku.
  9. Semua peserta perlombaan balap sepeda sudah siap dengan sepedanya masing-masing di garis start, hanya tinggal menunggu wasit meniupkan peluit tanda pertandingan dimulai.
  10. Sebelum berangkat sekolah, kakak sudah menyiapkan semua keperluannya sendiri, hanya menunggu ibu selesai menyiapkan bekal dan kita akan berangkat bersama.

Itulah tadi penjelasan lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri dan contoh majas kontradiksi interminus. Penjelasan yang rinci ini semoga bisa memberikan wawasan tambahan kepada Anda tentang gaya bahasa dalam Bahasa Indonesia yang bisa digunakan untuk sehari-hari.

BAGIKAN
| |

Tinggalkan komentar