Majas Sinekdoke : Pengertian, Jenis – Jenis, Dan Contoh

Jenis Majas Sinekdoke dan Contohnya – Sebagai orang Indonesia, sudah sewajarnya kita bisa menggunakan Bahasa Indonesia sesuai kaidah dan aturan yang benar. Menggunakan kalimat sesuai konteks dan tujuan tertentu adalah dasar dalam berbicara dan juga menulis. Karena itu dibutuhkan pemilihan kata yang tepat agar percakapan atau tulisan yang dibuat bisa tepat untuk tujuan tertentu, di waktu tertentu dan digunakan oleh orang tertentu. Salah satunya adalah dengan penggunaan majas.

Majas yang merupakan gaya bahasa ini berdasarkan fungsinya bisa memberikan sebuah tulisan atau kalimat jadi memiliki makna yang lebih dalam. Gaya bahasa yang digunakan secara tepat berdasarkan waktu dan sasaran penerimanya juga akan memberikan dampak lebih bagi penerimanya. Kali ini akan dijelaskan salah satu majas yang bisa digunakan dalam percakapan atau membuat tulisan, yaitu majas Sinekdoke. Majas ini dibagi lagi menjadi 2 kelompok.

Majas Sinekdoke : Pengertian, Jenis - Jenis, Dan Contoh

Majas Sinekdoke Pars Pro Toto

Majas Sinekdoke jika dilihat dari bentuk kalimatnya dikategorikan sebagai majas perbandingan. Sebaliknya, jika dilihat dari penyampaian maksud atau maknanya, majas ini bisa dikategorikan dalam kelompok majas pertautan. Majas ini memiliki hubungan acuan yang mana makna suatu kata yang digunakan bisa merujuk pada kata lainnya karena adanya hubungan acuan tersebut.

Jenis pertama dari majas ini adalah majas Sinekdoke pars pro toto. Ini merupakan gaya bahasa Sinekdoke yang menggunakan sebuah kata yang mengungkapkan sebagian namun maknanya menunjukkan keseluruhan.

Contoh Majas Sinekdoke Pars Pro Toto

  1. Sudah seminggu ini aku tak melihatnya menampakkan batang hidungnya di kelas. Apakah ia sedang sakit atau ada sesuatu yang terjadi padanya?
  2. Penampilannya membawakan lagu berjudul Tegar semalam benar-benar memanjakan telinga audiens dan para juri yang menyaksikan langsung di studio.
  3. Keluargaku terpaksa harus angkat kaki dari rumah ini karena belum membayar uang kontrakan selama 3 bulan.
  4. Leona memelihara seekor kucing Persia lucu yang didapatkannya sebagai hadiah ulang tahunnya.
  5. Memiliki sahabat pena itu sangat menyenangkan, karena melalui sepucuk surat yang saling dikirimkan, kita jadi merasa lebih mengenal satu sama lain.

Majas Sinekdoke Totem Pro Parte

Jenis selanjutnya adalah majas Sinekdoke totem pro parte. Berbanding terbalik dengan majas sebelumnya yang menggunakan kata yang mengungkapkan sebagian namun memiliki makna keseluruhan, gaya bahasa selanjutnya ini adalah kebalikannya. Totem pro parte adalah majas yang menggunakan pemilihan kata yang mengungkapkan keseluruhan namun arti yang terkandung di dalamnya ada suatu bagian dari atau sebagian.

Contoh Majas Sinekdoke Totem Pro Parte

  1. Indonesia berhasil meraih emas melampaui target yang diberikan dalam ajang SEA Games tahun ini.
  2. Musik adalah obat yang ampuh untuk membuat seseorang bisa lebih tenang dan sejenak melupakan masalah yang dialaminya.
  3. Bali dan Lombok menjadi dua destinasi yang menjadi favorit kunjungan bagi para wisatawan, baik wisatawan asing maupun lokal.
  4. Polisi kembali mengamankan para pelaku pengedar narkoba yang akan mengedarkan obat-obatan terlarang itu di daerah Jakarta dan sekitarnya.
  5. Saat musim penghujan seperti saat ini, Jakarta selalu menjadi langganan banjir.
  6. Barcelona kembali mengalahkan musuh abadinya Real Madrid dalam pertandingan el clasico semalam dengan skor telak 2-0.

Majas yang merupakan bagian dari gaya bahasa adalah salah satu cara yang bisa digunakan untuk membuat kalimat dalam percakapan ataupun dalam tulisan menjadi lebih menarik. Termasuk salah satunya adalah dengan menggunakan majas Sinekdoke. Penjelasan tentang jenis dan contoh Sinekdoke pars pro toto dan totem pro parte di atas semoga bisa memberikan informasi tambahan kepada Anda tentang penggunaan gaya bahasa ini.

BAGIKAN
| |

Tinggalkan komentar