Pengertian Dan Contoh Pantun Nasehat

Pengertian Pantun Nasehat, Penjelasan dan Contohnya – Pantun, siapa yang tak kenal dengan salah satu jenis karya sastra satu ini. Pantun merupakan jenis puisi lama yang masih sering didengar atau dibaca dalam beberapa teks meskipun tak jarang juga mengalami modifikasi. Pantun sebagai sebuah karya sastra bukan hanya karya untuk dibaca atau diperdengarkan.

Pengertian Dan Contoh Pantun Nasehat

Lebih dari itu, pantun mengandung pesan bermakna yang disampaikan di dalamnya. Seperti contohnya adalah pantun nasehat yang merupakan pantun berisi berbagai ajaran hidup. Pantun ini digunakan untuk menyampaikan nasehat baik kepada manusia dalam menjalani hidup.

Pengertian Dan Contoh Pantun Nasehat

Pengertian Dan Penjelasan

Pantun Nasehat adalah pantun yang berisi ajaran atau nasehat tentang akhlak/moral dengan tujuan untuk mendidik, ataupun memberikan nasehat kepada orang lain. Sudah umum diketahui jika pantun terdiri dari berbagai jenis yang dibedakan berdasarkan isinya. Isi pantun yang berada di baris ketiga dan keempat menentukan juga jenis atau sebutan pantun tersebut. Seperti misalnya jika pantun tersebut adalah berjenis nasehat, maka pada baris ketiga dan keempat dalam satu bait pantun tersebut berisi tentang nasehat hidup. Jenis puisi lama tersebut kemudian dikenal dengan nama pantun nasehat.

Pantun merupakan jenis puisi lama. Sama seperti jenis karya sastra lainnya tentu ada unsur pembentuk yang membentuk karya sastra tersebut. Termasuk pantun ini. Di dalam pantun juga terdiri dari dua unsur utama pembentuk karya sastra, yakni unsur ekstrinsik dan instrinsik. Keduanya tentu berbeda dimana unsur ekstrinsik merupakan unsur luar karya sastra dan unsur instrinsik berasal dari karya sastra. Unsur instrinsik pantun meliputi struktur atau bentuk pantun itu sendiri. Seperti misalnya ada berapa baris dalam satu bait pantun.

Struktur pantun terdiri dari bait dan baris. Satu bait pantun tersusun dari 4 baris. Setiap baris dalam pantun harus terdiri dari 8-12 suku kata. Baris pertama dan kedua di setiap bait pantun disebut dengan sampiran. Sedangkan bait ketiga dan keempatnya disebut dengan isi. Dari isi pantun inilah bisa dikenali atau dikelompokkan jenis-jenis pantun. Maka bila baris ketiga dan keempat berisi nasehat-nasehat hidup maka pantun tersebut dinamakan pantun nasehat.

Dari unsur ekstrinsik adalah unsur luar pantun yang membentuk atau mempengaruhi pantun tersebut. Kondisi sosial budaya, keadaan penulis, serta kejadian yang terjadi saat penulisan adalah beberapa hal yang termasuk dalam unsur ekstrinsik. Untuk lebih memahami, berikut adalah beberapa bait contoh pantun nasehat yang bisa Anda baca.

Contoh Pantun

Ke Kota Jakarta naik pesawat
Jangan lupa membawa buah
Jika kecil belajar giat
Maka dijamin masa depan cerah

Siang hari panas makan buah segar
Buah semangka beli di pasar Harapan
Selagi sekolah harus rajin belajar
Agar mudah jalan meraih masa depan

Jalan-jalan ke taman naik dokar
Dokar ditarik kuda pakai kacamata
Banggakan ibu menjadi anak pintar
Belajar rajin raih cita-cita

Jalan-jalan ke kota Banjar
Jangan lupa membeli babat
Jika kamu ingin jadi pintar
Maka belajarlah dengan giat

Betapa senang menjadi raja
Untuk ratu diberi banyak permata
Barang siapa yang rajin bekerja
Sukses diraih di depan mata

Bunga kamboja mekar dan merekah
Putih dan merah cantik warnanya
Bekerja rajin mendapat rejeki berkah
Akan sempurna dengan berdoa

Menaman bunga di bawah pagar
Mawar merah mekar merekah
Setelah bekerja rejeki lancar
Kepada sesama jangan lupa sedekah

Buah manggis buah mangga
Di dalam karung ada delapan
Agar orang tuamu bangga
Jadilah kamu anak teladan

Itu tadi adalah penjelasan lengkap tentang pengertian pantun nasehat beserta beberapa bait contohnya. Pantun dikategorikan menjadi pantun jenis nasehat apabila di dalamnya berisi ajaran kehidupan kepada sesama. Ajaran kehidupan yang dimaksud bisa ditemukan di dalam baris ketiga dan keempat pantun. Ketika 2 baris terakhir menyebutkan nasehat dan pesan-pesan bijak, maka pantun tersebut bisa disebut pantun berjenis nasehat.

BAGIKAN
| |

Tinggalkan komentar