Pantun Perkenalan: Pengertian, Contoh, Dan Penjelasan

Memperkenalkan Diri dengan Pantun Perkenalan – Memperkenalkan diri adalah bagian paling penting dalam melakukan sebuah interaksi sosial. Perkenalan diri adalah langkah paling awal sebelum seseorang bisa melakukan interaksi sosial lebih lanjut. Memperkenalkan diri bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Pantun Perkenalan: Pengertian, Contoh, Dan Penjelasan

Salah satu cara menarik yang bisa Anda coba untuk memperkenalkan diri adalah dengan menggunakan pantun. Diantara banyaknya jenis pantun yang dipelajari dalam bahasa Indonesia, salah satunya adalah jenis pantun perkenalan. Pantun jenis ini sebenarnya juga tidak jauh berbeda dengan jenis pantun lainnya. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Dan Contoh Pantun Perkenalan

Pengertian Pantun Perkenalan

Seperti yang sudah umum diketahui, bahwa pantun terdiri dari berbagai jenis sesuai dengan isinya. Ada pantun agama yang berisi tentang keagamaan, pantun nasehat yang berisi nasehat hidup, pantun jenaka yang berisi hiburan dan lain sebagainya. Termasuk juga pantun perkenalan diri yang bisa Anda gunakan untuk memperkenalkan diri di depan banyak orang.

Pantun Perkenalan adalah adalah jenis pantun remaja yang berisi tentang proses memperkenalkan diri atau bertanya. Banyak yang menganggap memperkenalkan diri dengan menggunakan pantun ini adalah hal yang ketinggalan jaman. Namun, sebenarnya justru perkenalan diri dengan pantun bisa menjadi daya tarik lebih bagi orang lain saat melihat Anda.

Penjelasan Tentang Pantun

Jenis pantun perkenalan ini juga tak berbeda dengan jenis pantun lain dalam hal penulisan. Pantun yang secara umum, merupakan jenis puisi lama memang masih terikat aturan penulisan. Aturan penulisan inilah yang wajib diikuti dalam setiap penulisan.

Sedangkan pemilihan bahasa yang digunakan cenderung bisa lebih bebas. Dalam penulisannya, setiap bait pantun hanya terdiri dari 4 baris saja, tidak seperti jenis puisi lain yang bisa dibuat lebih dari 4 baris.

Begitupun aturan penulisan lain yang mengharuskan dalam satu baris pantun harus terdiri dari 8 sampai 12 suku kata. Yang membedakan adalah isinya. Penulisan pantun yang benar adalah dengan struktur pada baris satu dan baris kedua merupakan bagian sampiran dan baris 3 serta baris 4 merupakan isi. Bagian inilah yang membedakan antara satu jenis pantun dengan jenis lainnya. Karena pada baris ketiga dan keempat pada jenis pantun ini tentu berisi atau bertujuan untuk memperkenalkan diri.

Struktur yang lain juga sama, dimana dalam penulisannya harus memperhatikan dan menggunakan saja atau rima. Sajak atau rima yang digunakan dalam penulisan pantun ada 2, yaitu sajak a a a a dan sajak a a b a b. Setelah mengetahui definisi pantun jenis perkenalan, berikut ini beberapa contoh pantun jenis ini yang mungkin bisa Anda coba.

Contoh Pantun Perkenalan

Bunga bakung Bunga melati
Ditanam berjejer di pinggir kali
Perkenalkan saya Astuti
Gadis cantik asal Wonogiri

Ke pasar membeli pepaya
Pepaya matang dimakan Ambar
Kenalkan nama saya Arya
Anak tampan hobi menggambar

Bertamasya ke kota setelah sarapan
Sarapan bubur dengan Kak Rara
Sungguh senang hati bisa berkenalan
Banyak kawan banyak saudara

Makan roti dengan selai
Selain dioles lalu dimakan
Senang hati bertemu disini
Mari bersama menjalin pertemanan

Putih putih bunga melati
Ditanam kakak di pekarangan
Nama saya Andina Saputri
Salam kenal kawan kawan

Bagaimana? Menarik bukan jika melakukan perkenalan dengan menggunakan pantun? Ya, pantun perkenalan ini bisa menjadi pilihan lain untuk memperkenalkan diri dengan cara yang lebih menarik. Jangan berpikir memperkenalkan diri dengan pantun ini kuno atau ketinggalan jaman, karena justru cara yang menarik ini akan membuat orang lain lebih bisa mengingat Anda. Tak perlu terlalu formal, Anda bisa menggunakan bahasa yang lebih santai namun tetap memperhatikan struktur penulisan pantun yang baik.

BAGIKAN
| |

Tinggalkan komentar