Pengertian Pantun Perpisahan dan Contohnya

Pengertian Pantun Perpisahan Beserta Contoh-Contohnya – Mempelajari sebuah karya sastra bisa membuat seseorang mengerti bagaimana perasaan penulis. Bahkan tak jarang sebuah karya sastra juga bisa menggambarkan perasaan Anda sendiri. Hal ini karena penulis membuat sebuah karya sastra berdasarkan apa yang dilihat dan dirasakannya sendiri.

Hal serupa juga bisa Anda rasakan ketika membaca pantun. Pantun tak hanya berisi tentang nasihat bijak, teka teki atau isi yang lucu saja. Pantun juga sering menggambarkan perasaan sang penulis, seperti kesedihan, kebahagiaan, cinta dan perpisahan. Kali ini akan dijelaskan tentang salah satu jenis pantun, yaitu pantun perpisahan.

Pengertian Pantun Perpisahan dan Contohnya

Pengertian Dan Contoh Pantun Perpisahan

Setiap karya sastra memiliki tema besar sendiri yang diangkat di dalam karya tersebut. Tema itulah yang kemudian menjadi isi dari sebuah karya sastra. Seperti juga yang terjadi dalam menulis pantun. Pantun merupakan karya sastra yang masuk dalam golongan puisi lama. Sedikit berbeda dengan jenis karya sastra lain, untuk menulis pantun ada aturan mengikat yang harus dipatuhi agar terbentuk sebait pantun yang baik. Pantun dibagi ke dalam berbagai jenis berdasarkan isinya, salah satu contoh misalnya pantun perpisahan.

Pengertian Pantun Perpisahan

Pantun perpisahan adalah pantun yang isinya tentang perpisahan atau pesan-pesan perpisahan. Untuk membuat pantun ini juga harus melihat struktur dan aturan pembuatan pantun. Pantun yang termasuk puisi lama masih terikat aturan penulisan. Adanya aturan penulisan inilah yang menjadi ciri-ciri atau karakteristik sebuah pantun.

Ciri pertama adalah satu bait pantun terdiri dari 4 baris. Selain itu, dalam satu baris pantun itu tersusun dari delapan (8) sampai dua belas (12) suku kata. Baris pertama dan kedua yang ada pada satu bait pantun adalah sampiran, kemudian di baris ketiga dan keempat pantun inilah yang berisi tentang pesan atau isi utama pantun. Pada jenis pantun perpisahan, berarti baris ketiga dan keempatnya berisi tentang perpisahan. Berikut ini adalah beberapa bait contoh pantun jenis perpisahan.

Contoh Pantun Perpisahan

Kalau dinda punya tanah lapang
Bolehlah abang menanam melati
Jika nanti ada umur panjang
Semoga kita bertemu lagi

Indah dipandang sungguh bunga melati
Sudah dipetik harum dan wangi
Mari berjabat membuat janji
Janji padamu aku pasti kembali

Pisau tumpul harus diasah
Agar tajam mengiris kayu
Meskipun raga kita terpisah
Namun hati kita tetap bersatu

Membuat sambal dengan tomat
Tomat diiris dimasak bersama
Terima kasih banyak wahai sahabat
Semua indah saat kita bersama

Jangan main hujan nanti basah
Kalau basah tak akan bisa berguna
Sebelum nanti kita berpisah
Semoga kita kelak berjumpa

Lagu terbentuk dari nada dan irama
Nada dan irama terdengar indah
Setelah melewati suka duka bersama
Semuanya menjadi kenangan yang indah

Bunga apa berwarna putih
Bunga putih namanya melati
Janganlah adinda hati bersedih
Meskipun harus berpisah disini

Menanam kacang di pinggir sawah
Kacang tumbuh di samping batu
Meskipun nanti kita berpisah
Semoga engkau tak lupa aku

Memancing ikan kail dilempar
Ikan ditangkap dimasak kuah
Pertemuan kita hanya sebentar
Semoga meninggalkan kenangan indah

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang pantun yang termasuk puisi lama dan aturan penulisannya. Dari beberapa contoh pantun perpisahan di atas, Anda bisa mengetahui karakteristik dan cara penulisan pantun yang baik. Selain itu, Anda juga bisa mengetahui jenis-jenis pantun berdasarkan isinya. Jenis-jenis pantun dibedakan berdasarkan isi pantun itu, maka jika berisi tentang kata-kata atau pesan perpisahan, maka pantun tersebut disebut pantun perpisahan.

BAGIKAN
| |

Tinggalkan komentar