Pengertian Pantun Suka Cita, Contoh, Dan Penjelasannya

Pengertian Lengkap Beserta Contoh Pantun Suka Cita – Sudah umum diketahui jika karya sastra merupakan sebuah ungkapan hati. Berbagai jenis karya sastra dibuat untuk mengungkapkan perasaan yang sedang dirasakan oleh penulisnya. Bahasa yang indah akan membuat perasaan yang ingin disampaikan penulis bisa tersampaikan dengan baik.

Pengertian Pantun Suka Cita, Contoh, Dan Penjelasannya

Ini jugalah yang menjadi salah satu fungsi dalam pembuatan pantun. Pantun yang termasuk dalam puisi lama juga bisa dibuat untuk mengungkapkan perasaan penulisnya. Seperti contohnya pada pantun suka cita yang menggambarkan perasaan bahagia penulisnya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan lengkap beserta contohnya.

Pengertian Pantun Suka Cita Dan Contohnya

Pengertian Pantun Suka Cita

Pantun Suka Cita adalah jenis pantun yang mengekspresikan perasaan kegembiraan atau kebahagian dalam kehidupan. Pantun ini termasuk ke dalam pantun anak-anak. Karena isinya merupakan gambaran dari kebahagiaan anak-anak. Misalnya, seperti bahagia mendapat hadiah, bermain bersama teman, dan lain sebagainya.

Penjelasan Pantun

Seperti pada jenis karya sastra lain, yang dalam penulisannya harus memperhatikan unsur intrinsik dan ekstrinsik, maka penulisan pantun juga harus memperhatikan kedua aspek penulisan sastra tersebut. Unsur intrinsik adalah unsur dari dalam karya sastra itu sendiri. Seperti misalnya struktur penulisan.

Untuk pantun, yang merupakan jenis puisi lama, aturan penulisan menjadi penting diperhatikan karena merupakan aturan yang mengikat dalam penulisannya. Setiap pantun harus terdiri dari 4 baris dalam 1 baitnya. Baris 1&2 adalah sampiran dan baris 3-4 adalah isi. Itulah mengapa ketika menulis pantun ini, isi yang menggambarkan perasaan bahagia harus diletakkan di baris 3&4.

Masih dari segi instrinsik, penulisan pantun juga harus memperhatikan susunan sajak atau rimanya. Sajak adalah bunyi akhir kalimat, yang mana pada pantun biasanya digunakan dua jenis rima atau sajak. Pertama sajak atau rima silang ( a b a b) dan kedua adalah sajak atau rima sama (a a a a). Hal tersebut juga berlaku dalam penulisan pantun suka cita.

Unsur selanjutnya yang harus diperhatikan dalam penulisan pantun adalah unsur ekstrinsik. Unsur ini adalah unsur dari luar struktur yang mempengaruhi dalam penulisan pantun. Biasanya unsur ekstrinsik inilah yang mempengaruhi isi dari sebuah pantun.

Unsur ini beberapa diantaranya terdiri dari latar belakang atau kondisi sosial budaya, bahkan kondisi perasaan penulis saat menuliskan karya sastra juga masuk dalam unsur ekstrinsik ini. Maka dari itu, jenis pantun yang ditulis berdasarkan perasaan penulis yang sedang bersuka cita dikenal dengan pantun suka cita. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa contoh jenis pantun ini.

Contoh Pantun Suka Cita

Memasak ikan dengan bawang
Ikan dimakan dengan lalapan petai
Sungguh senang hati abang
Diajak berlibur pergi ke pantai

Berlari-lari di atas kasur
Kasur basah harus digulung
Sungguh senang hati berlibur
Diajak teman mendaki gunung

Ikut ke pasar membeli layang-layang
Layangan putus diambil dengan galah
Adik bahagia hatinya senang
Mendapat sepeda hadiah dari dari ayah

Membeli buah dalam keranjang
Satu buah masih belum matang
Senang hati bermain di tanah lapang
Bermain bola sampai petang

Merah mata mengupas bawang
Mengupas satu sudah tak tahan
Bermain bola aku penjaga gawang
Bola ditendang jatuh kasihan

Burung kenari burung dara
Terbang rendah di atas sawah
Adik bangun dengan riang gembira
Bangun tidur mendapat hadiah

Hujan – hujan tanahnya becek
Padahal ada rencana pergi
Naik becak bersama nenek
Hendak belanja ke pasar pagi

Naik mobil hati – hati
Bersyukur selamat sampai tujuan
Sangat bahagia hari ini
Diajak Ayah jalan – jalan

Beli sayur untuk lalapan
Lalapan habis dimakan abang
Main bola di lapangan
Aku menang, hatiku senang

Demikian tadi penjelasan lengkap tentang salah satu jenis pantun, yaitu pantun suka cita. Suka cita yang merupakan sebuah perasaan yang menggambarkan kegembiraan dan kebahagiaan diungkapkan dalam penulisan sebait pantun. Maka pantun jenis ini adalah pantun yang isinya menceritakan perasaan bahagian dan gembira karena berbagai hal. Penjelasan dan contoh dari jenis pantun ini seperti yang dijelaskan di atas adalah beberapa bait contoh yang bisa menjadi referensi untuk Anda.

BAGIKAN
| |

Tinggalkan komentar